Andreas’s web

Pariwisata ziarah

Apa itu goa maria?

Gua Maria atau goa Maria adalah tempat ziarah khas umat Katolik, biasanya bangunan utamanya dibentuk seperti gua tetapi ada juga yang berada pada gua alam asli dan tanpa buatan tangan manusia secara langsung tapi mungkin hanya di perbaiki dan penambahan tempat untuk ziarah dan sebagainya.  Disebut gua Maria karena ditempatkannya patung Bunda Maria ibunda Yesus pada gua tersebut. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah umat Katolik untuk mendekatkan diri pada Allah Pencipta yang Maha Kuasa dengan berdoa melalui perantaraan Bunda Maria dan tentu saja Yesus Kristus. Dalam tradisi agama Katolik keberadaan gua Maria punya sejarah panjang. Bunda Maria beberapa kali menampakan diri pada orang-orang tertentu. Salah satu penampakan yang paling terkenal adalah penampakan Bunda Maria kepada Bernadette Soubirous di sebuah gua yang ada di kota Lourdes Perancis pada tahun 1858. Tempat itu kemudian menjadi tempat ziarah gua Maria paling populer.

Begitu banyak goa maria yang ada di seluruh Indonesia yang belum pernah kita kunjungi secara langsung untuk ziarah, nah.. di blog saya ini saya akan berbagi pengetahuan dan pengalaman saya tentang goa-goa maria yang sudah pernah saya kunjungi sebelumnya.

A. Goa Maria Sendang sono

Goa maria ini sangat terkenal dimana – mana karena Goa paling tua di Indonesia karena usianya lebih dari seratus tahun, tepatnya goa maria ini berada di jawa tengah. keindahan yang terawat dengan baik membuat para pengunjung Goa maria Sendang sono ini merasa nyaman dan menemukan kedekatan mereka dengan Tuhan tersendiri.

B. Goa Maria Tritis

Goa Maria Tritis terletak di sebuah lembah bukit di desa Giring kecamatan Paliyan, Gunungkidul selatan Yogyakarta.

Dahulu sebelum tahun 1974 nama goa maria triris ini bernama goa tritis singkil sebagai tempat yang angker karena daerah sekitar masih liar dan jarang aktifitas masyarakat sekitar. Tahun 1974 awal barulah Goa maria tritis ini di perkenalkan oleh pastor paroki Wonosari Hardjo Sudarmo SJ dan mendapat tanggapan positif dari seluruh umat katolik di seluruh penjuru Nusantara dan sampai sekarang setiap bulan mei dan oktober goa maria tritis di banjiri pengujung dari seluruh bumi nusantara. Di atas adalah gambar dari tiga salib untuk ibadat jalan salib sebelum menuju goa ,jalan sepanjang 1′5 km ini dibuat representatif bersusun di kelilingi perbukitan yang indah. Goa ini juga menjadi alternatif warga sekitar untuk mencari nafkah dengan berjualan lilin,buku panduan dan sebagainya.

C. Goa Maria Rosa Mystica

Bertempat di Desa Delik Banyu urip terdapat sebuah Gua Maria yang baru dibangun sekitar 15 tahun yang lalu.
Walaupun memang tempatnya agak terselip dari kota besar, namun tidak sulit bagi kita untuk mencapai Gua ini. Yang perlu anda cari adalah Jl. Raya Solo – Semarang di Jawa Tengah, setelah anda menemukannya, maka anda harus berhenti di Tuntang wilayah kabupaten Semarang. Apabila anda dari wilayah Semarang, maka di Tuntang anda harus belok kiri. Setelah itu anda ikuti jalan itu terus sampai anda tiba di pertigaan Karanglo dan belok kiri. Ikuti jalan tersebut kira-kira 2 km dan anda sudah akan sampai di lokasi gua.

Secara usia, gua ini memang masih muda dibandingkan dengan berbagai Gua Maria yang sudah ada, namun untuk soal keindahan, gua ini mempunyai keunggulan tersendiri. Lokasi gua yang terletak di atas sebuah bukit membuat kita mampu untuk melihat pemandangan sawah yang menghijau serta merasakan angin yang bertiup lembut dan menyegarkan. Dari puncak bukit itu pula kita bisa melihat pipa – pipa besar milik PLN yang digunakan dalam proyek PLTA di Jelok yang hanya berjarak sekitar 1 km dari lokasi gua. Pemandangan itu menambah indahnya gua Rosa Mystica ini.

D. Goa Maria Ratu Damai

Pencetus ide pembangunan Gua Maria “Ratu Damai” adalah Pastor Paroki Gereja Santo Petrus, Kota Batam, yaitu Pastor Peter Sarbini, SVD. Ide tersebut bermula ketika pada suatu hari ditahun 2006, Sdr. Henry Wiswanto datang ke Gereja dengan membawa sebuah Patung Bunda Maria setinggi 178 cm yang telah lama disimpannya dirumah untuk disumbangkan ke Gereja.

Pada saat bertemu, Pastor spontan menawarkan dengan berkata, “Pak, kalau bisa jangan patungnya aja, bagaimana sekalian dibuatkan guanya juga, tapi maaf, Gereja tidak memiliki dana untuk itu, tetapi kalau lokasi sih ada dibelakang Pastoran yang ditanami banyak tanaman dan tempat pembakaran sampah mungkin sekiranya cukup atau barangkali cocok sekali untuk pembangunan Gua Maria”.

Disitulah awal ide pembangunan Gua Maria tersebut, dimana kemudian sdr. Henry bersama dengan Sdr. Andy Kurniawan (Arsitek terkenal di Batam) direkomendasi oleh Pastor untuk mewujudkannya. Lalu kedua orang ini secara bertahap dan berkeyakinan serta dengan bantuan sumbangan dari berbagai umat gereja St. Petrus maupun bukan umat dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan Gua Maria yang dinamai oleh Pastor Peter Sarbini, SVD. Gua Maria “Ratu Damai”. Dengan tujuan agar Bunda Maria yang ada di Paroki St. Petrus ini menjadi Ratu Damai, untuk kedamaian bagi semua umat Katolik dan semua masyarakat kota Batam yang memang sangat beragam, kata Pastor.

Pada tanggal 1 Nopember 2007 diresmikanlah gua Maria ini oleh Uskup Pangkalpinang, Hilarius Moa Nurak,SVD. dan sejak itu menjadi salah satu tempat ziarah ummat Katolik Batam dan sekitarnya dan juga umat dari Singapore, Malaysia dan Philipina.

Tempat tersebut sangat teduh, dengan disain yang menggunakan batu-batu alam dan adanya kolam sederhana tempat ikan hidup serta tanaman asri sehingga memberikan kesan bersih, suci, sehingga memberikan suasana nyaman serta kusyuk bagi umat yang berdoa di gua Maria ‘Ratu Damai’ dibawah Patung Bunda Maria yang Anggun dan mempesona.

4 Tanggapan ke "Pariwisata ziarah"

kurang lengkap ndre……

lengkapin lagi tempat ziarah yang lainya

iya mas kok kurang lengkap tu nama-nama nya. dilengkapi dong biar pengujung seneng……he…he….

kok cm sgtu nde,,,,
yg bnyk gh broooooo……….

mas…
sion di ajakin tour lagi yaaaaa

Tinggalkan Balasan




Blog Stats

  • 748 hits

 

November 2009
M S S R K J S
« Jun    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930